Pentingnya Pelanggan Loyal Dalam Usaha Kedai Kopi

Agar usaha kedai kopi tetap berjalan tidak hanya di bulan awal-awal saja, maka pendapatan harus tetap ada untuk bisa membiayai biaya operasional kedai kopi.  Untuk bisa bertahan di tahun pertama, sebuah usaha cafe membutuhkan dana yang cukup untuk jaga-jaga.  Agar dana untuk jaga-jaga tersebut tidak tersentuh terlebih dahulu paling tidak sampai 6 bulan, maka pendapatan harus di genjot untuk biaya operasional.  Hal ini penting karena biasanya di bulan-bulan awal usaha kedai kopi masih belum nampak stabil pendapatannya.  Tercukupinya biaya operasional saja sudah bisa di bilang cukup bagus untuk awal-awal usaha seperti ini.
Salah satu pendapatan yang di andalkan adalah dari penjualan yang di dapat dari konsumen.  Namun, dari semua konsumen tersebut ternyata tidak semua mempunyai kontribusi yang besar terhadap pendapatan dari penjualan cafe kita.  Bila kita lebih teliti lagi, dari sebagian besar pendapatan yang kita peroleh ternyata berasal dari pelanggan loyal.  Di sini kita bisa menggunakan hukum pareto yang mungkin lebih sesuai untuk pola ini. Sekitar 80 persen pendapatan kita ternyata di dapat dari 20 persen konsumen loyal kedai kopi.  Sisanya, 20 persen omset di dapatkan dari 80 persen pelanggan yang ternyata bukanlah pelanggan loyal.  Maka dari itu, dari sini bisa kita ketahui bahwa pelanggan loyal itu sangatlah penting dan vital guna keberlangsungan usaha kedai kopi.
Di awal pembukaan kedai kopi, biasanya ada banyak konsumen yang sifatnya hanya coba-coba menu cafe yang kita sediakan.  Di sini kita masih belum bisa melihat apakah para konsumen tersebut akan menjadi pelanggan setia kita atau sebaliknya, tidak akan kembali lagi karena merasa tidak sesuai dengan harapannya. Maka dari itu, untuk awal-awal pembukaan kedai kopi seperti ini belum bisa terlihat bagaimana persentasi antara pelanggan loyal dan pelanggan biasa.  Setelah enam bulan ke atas, barulah bisa terlihat bagaimana persentase yang sesungguhnya.
Oleh karena itu, mendapatkan pelanggan kedai kopi yang loyal sangatlah mutlak untuk di jadikan prioritas dalam strategi manajemen yang akan di laksanakan.  Banyak hal yang bisa di lakukan untuk mendongkrak jumlah pelanggan loyal seperti ini.  Menyediakan menu-menu yang sesuai dengan ekspektasi pelanggan penting sekali agar konsumen yang semula hanya menjadi konsumen biasa nantinya bisa menjadi konsumen yang loyal terhadap kedai kopi kita.
Selain itu, strategi yang lain juga bisa di terapkan agar coffee shop nantinya bisa mendapatkan banyak pelanggan loyal.  Bagi usaha kedai kopi yang berbentuk kemitraan atau yang biasa di sebut dengan waralaba kedai kopi, maka pewaralaba bisanya sudah mempunyai banyak strategi yang efektif untuk mendapatkan pelanggan loyal seperti ini.  Pewaralaba tersebut bisanya sudah menguji langkah-langkah tersebut sebelum di praktekkan ke  mitra/terwaralaba di daerah lainnya. Setelah terbukti berhasil, maka strategi tersebut akan di tambahkan ke dalam SOP kedai kopi (Standar Operating Procedures). Dan tentu saja ini menjadi salah satu kelebihan usaha kedai dengan sistem kemitraan atau waralaba kopi bila dibandingkan dengan usaha kedai kopi sendiri yang di mulai dari nol.  Mitra yang ada di daerah lain tinggal mengadopsi dan menduplikasi cara-cara tersebut hingga resiko kegagalan sangat minim.

Related Post

Comments

comments