Sumber Daya Manusia Untuk Usaha Kedai Kopi




Agar berjalan sebagaimana mestinya, sebuah manajemen usaha kedai kopi harus menentukan siapa saja yang nantinya akan menjalankan usaha tersebut.  Kriteria dan persyaratan bisa di tentukan menyesuaikan dengan kebutuhan operasional kedai kopi.  Misalnya, seorang waiters yang di tuntut harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan, harus bisa bekerja secara cepat dalam menyelesaikan masalah pelanggan dan lain sebagainya. Kriteria dan persyaratan tersebut biasanya akan di ketahui oleh sang manajer atau pemilik usaha kedai kopi setelah mempunyai pengalaman selama menjalankan usaha kedai kopi.  Lambat laun, akan bisa di ketahui apa saja yang di butuhkan untuk menjadi tugas dari karyawan kedai kopi yang bisa di tambahkan kedalam SOP kedai kopi.
Sumber Daya Manusia Untuk Usaha Kedai Kopi / Cafe / Coffee Shop

Sumber Daya Manusia Untuk Usaha Kedai Kopi / Cafe / Coffee Shop

Penyusunan kriteria-kriteria tersebut biasnya tidak bisa langsung di awal-awal usaha kedai kopi berjalan. Terkecuali, sang pemilik sudah pernah mempunyai latar belakang pendidikan tentang café atau pengalaman dalam menjalankan usaha café sebelumnya.  Itupun, semuanya harus di sesuaikan dengan kondisi café yang sebenarnya, kondisi sosial masyarakat dan lain sebagainya.  Jadi, sambil berjalan bisa saja ada perubahan dan revisi untuk mendapatkan kriteria yang paling tepat untuk di jadikan standar di masa-masa mendatang.  Misalnya, apakah di perlukan karyawan yang bisa berkomunikasi dengan bahasa daerah setempat, pendidikan minimal SMU, laki-laki atau wanita atau kriteria yang lainnya.
Setelah kriteria di tentukan, maka proses mencari kandidat akan di lakukan untuk mendapatkan karyawan.  Informasi lowongan pekerjaan bisa di sebarkan melalui beberapa media yang di pilih sebelumnya.  Bisa di surat kabar, di pasang di pamflet di sekolah-sekolah atau mungkin bisa di pasang di pengumuman di coffee shop dengan pertimbangan sebelumnya.  Di sini bisa di pertimbangkan dengan berapa budget yang tersedia dan target calon karyawannya.  Apakah target calon karyawannya untuk di kawasan yang luas seperti seluruh Indonesai atau hanya untuk orang-orang yang ada di sekitar daerah setempat saja.  Apabila nantinya calon karyawan di butuhkan untuk salah satu outlet tertentu dan tidak untuk di roling di outlet yang lain di jarak yang jauh, maka mendapatkan calon karyawan dari lingkungan setempat bisa di prioritaskan agar kita bisa memberdayakan masyarakat sekitar outlet kedai kopi kita.
Setelah beberapa kandidat di dapatkan, proses seleksi dan wawancara di perlukan agar di ketahui bagaimana kharakter dari masing-masing kandidat.  Beberapa pertanyaan perlu di berikan seperti bagaimana ketertarikan terhadap kopi, bagaimana kecepatan belajarnya terhadap hal-hal yang baru atau yang lainnya.  Ini penting untuk di tanyakan karena nantinya calon karyawan tersebut akan di training dengan ketrampilan khusus sesuai dengan bidangnya masing-masing. Misalnya, calon barista yang harus mempunyai jiwa seni yang tinggi dan seorang yang bisa bekerja dengan cepat karena nantinya dia akan di tuntut untuk bisa menciptakan aneka motif latte art dan harus bisa membuat kopi dengan cepat, misalnya. Atau seorang calon waiter  yang harus di ketahui bagaimana ketrampilan komunikasinya agar nantinya bisa berkomunikasi dengan baik apabila berhadapan dengan pelanggan.
Penerapan gaji juga harus di sesuaikan dengan kebijakan pemerintah setempat.  Di sini kita bisa menggunakan Upah Minimum Kota atau yang biasa di sebut dengan UMK.  Atau bila di perlukan sistem penggajian plus insentif bonus bisa di berlakukan untuk meningkatkan semangat kerja dari para karyawan kafe kita nantinya.  Sistem percobaan selama beberapa waktu tertentu bisa di aplikasikan untuk sarana uji coba dan mengetahui lebih dalam dari calon karyawan yang akan di rekrut.  Sistem kontrak biasa di berlakukan untuk sistem ini.  Biasanya, calon karyawan akant terikat untuk jangka waktu tertentu seperti satu tahun atau tergantung kebijakan manajemen kedai kopi masing-masing.

Related Post




Comments

comments