Definisi dan Arti Waralaba Atau Franchise




Kata waralaba merupakan arti dari franchise yang merupakan bahasa ingris.  Asal kata franchise ini berasal dari bahasa Latin Francorum Rex yang berarti “free from servitude” atau “bebas dari ikatan atau kungkungan“.  Dari dua kata tersebut, Amir K menyimpulkan bahwa franchise mengandung pengertian kebebasan dalam kepemilikan usaha dalam arti para pihak yang mengikat kerjasama berdasarkan suatu perjanjian atau kontrak memiliki perusahaan serta mengoperasikannya secara mandiri. Sedangkan hal yang mutlak tidak bebas adalah mengenai kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang meliputi merek (brand), rahasia dagang, paten dan hak cipta. HKI tersebut sifatnya hanya di pinjamkan oleh pemiliknya (franchisor) untuk dimanfaatkan secara komersial dalam jangka waktu tertentu.
Dalam bahasa Indonesia, kata franchise memiliki padanan kata dengan waralaba yang berasal dari kata sansekerta, yaitu “wara” yang berarti lebih dan “laba” yang berarti untung yang bila di gabungkan berarti “lebih menguntungkan”.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata waralaba ada 4 macam pengertian waralaba. Tiga macam yang merupakan kata benda dan satu macam kata kerja. Ke tiga kata benda tersebut adalah kata waralaba, pewaralaba, pewaralabaan dan terwaralaba.
Yang pertama adalah kata waralaba yang bisa di definisikan sebagai kerja sama dalam bidang usaha dengan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan. Arti yang ke dua adalah hak kelola atau hak pemasaran. Sedang arti yang kedua adalah kata pewaralaba atau bisa di artikan sebagai orang yang member waralaba atau orang yang memiliki waralaba.  Arti kata yang ke tiga pewaralabaan artinya suatu proses, suatu cara, atau perbuatan member waralaba. Sedangkan kata yang ke empat yaitu terwaralaba di definisikan sebagai kata sudah menerima atau di beri waralaba.
Di Indonesia, Amir K menambahkan bahwa padanan kata waralaba yaitu franchise di buat pula padanan kata lainnya seperti Franchisor yaitu orang yang memilik hak untuk “meminjamkan” HKI (utamanya merek) atau memberikan lisesnsi sekaligus sistem bisnis yang telah teruji kepada pihak lain yang di sebut dengan “pemberi waralaba” atau yang disebut dengan pewaralaba. Kata lainnya adalah franchisee atau orang yang “meminjam” HKI dan sistem bisnis tersebut untuk di gunakan secara komersial atau yang biasa di sebut dengan “penerima waralaba”atau “terwaralaba”. (Baca : Waralaba Cafe)
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 tahun 2007 menyatakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang di miliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau di gunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.
Waralaba Definisi Arti Dan Pengertiannya Oleh Refresho Kedai Kopi

Waralaba Definisi Arti Dan Pengertiannya Oleh Refresho Kedai Kopi

Berdasarkan pengertian-pengertian tersebut di atas bisa penulis simpulkan bahwa pengertian waralaba adalah suatu kerja sama dalam bidang usaha dengan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan antara orang yang memiliki waralaba atau yang biasa di sebut pewaralaba dengan terwaralaba atau orang yang menerima waralaba tersebut untuk meminjam HKI dan sistem bisnis yang teruji miliki pewaralaba untuk di gunakan secara komersiil sesuai dengan kontrak yang di buat. (Baca : Begini Tips Perencanaan Bisnis Waralaba Cafe
Jenis usaha yang bisa di gunakan sesuai dengan sistem ini misalnya, waralaba kedai kopi seperti kafe atau coffee shop atau rumah makan atau bahkan toko baju dan lain-lain juga bisa di waralabakan. (Baca : Waralaba Kedai Kopi Refresho)

Penulis: Sasang Priyo Sanyoto

 

 

 

 

Related Post




Comments

comments