Google

You are here: Home // Tips Memelihara Burung Murai Batu // Penyakit Pada Anakan Burung Murai Batu

Penyakit Pada Anakan Burung Murai Batu



Pada saat masih anakan, murai batu mempunyai resiko akan berbagai penyakit.  Salah satunya adalah sesak nafas.  Penyakit yang menyerang saluran pernafasan yang mungkin masih sulit untuk bisa disembuhkan.  Biasanya, gejala awal dari penyakit ini adalah anakan murai menjadi seperti kesusahan bernafas atau seperti mengalami sesak nafas.  Selain itu anakan murai menjadi tidak nafsu makan dan terlihat tidak bersemangat sebagaimana anakan murai batu lainnya. Bulu badan terlihat seperti berdiri dan anakan menjadi lemas.

Kondisi ini bisa menyebabkan kurusnya tubuh anakan murai batu.  Bila kondisi sudah parah, anakan murai batu rentan akan resiko kematian.  Membeli pada peternak yang mempunyai reputasi baik bisa menjadi referensi untuk mengurangi resiko kesalahan dalam membeli anakan murai batu yang sudah terjangkit penyakit ini.  Biasanya penjual burung yang baik tidak hanya mengejar keuntungan dan tidak akan menjual anakan jika kondisi seperti ini.

Menjaga kondisi sangkar agar tetap dalam kondisi bersih bisa mengurangi resiko akan penyakit ini.  Pemberian nutrisi dan vitamin yang cukup diharapkan bisa menjaga daya tahan tubuh ananakan burung murai batu (sp)

Tags: , , , , , , , , , , , ,

10 Responses to " Penyakit Pada Anakan Burung Murai Batu "

  1. yan says:

    teman2 kicau mania semua
    apa yang di sampaikan oleh mas jun dan Hery itu sy rasa memang benar ,coba di pikir aja Medan itu kan ibukota propinsi sumatera utara ,kira-kira ada nggak hutan yang lebat di tengah kota atau di pinggiran kota yang menjadi habitat MB nya. kalo ada cocok di sebut MB Medan . tapi kalo hanya di temukan di PB (pasar burung),kios Burung yang ada di kota medan apa bisa itu langsung di sebut MB medan , coba pikirkan?

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2009 Shama Bird | Burung Murai Batu Medan |. All rights reserved.
Designed by Theme Junkie. Powered by WordPress.
free counters